This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Pages

Minggu, 05 Januari 2014

Novel Horor 'Apartemen 666' Tak Sekadar 'Chicklit'


666 Park Evenue

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Setelah menerbitkan buku bergenre 'chicklit' berjudul 'Soulmate' pada 2005, penulis Sybill Affiat menerbitkan novel keduanya 'Apartemen 666' yang meski masih mengambil tokoh utama wanita namun dihiasi dengan kisah mistis.

"Awalnya saya ingin menulis novel 'psycological thriller' tapi dalam perkembangannya berubah menjadi horor dengan adanya cerita makhluk halusnya," kata Sybill dalam perbincangan di Jakarta, Sabtu (27/4).
Bahkan Sybill mengaku membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyelesaikan kisah perempuan modern Samara dan apartemen misterius itu karena begitu banyaknya perbaikan dan perubahan yang dilakukannya.
"Saya mulai menulis 'Apartemen 666' sejak 2006, baru selesai 2012 dan diterbitkan 2013. Cukup lama juga," kata Sybill.
Sedangkan ide untuk menulis mengenai makhluk halus diakui Sybill muncul begitu saja ditengah proses kreatifnya yang memakan waktu bertahun-tahun itu.
"Ide awalnya untuk menceritakan tentang kehidupan, karena saya dulu pekerja kantor. Tapi ceritanya berkembang menjadi bagaimana kalau ada yang jahat banget dan ada makhluk halusnya," tutur Sybill.
'Apartemen 666' bercerita mengenai seorang perempuan (Samara) yang kehilangan pekerjaannya karena mengambil cuti panjang setelah kematian ibunya dan perjuangan untuk kembali mendapatkan pekerjaan.
Pekerjaan barunya di bawah pimpinan bos perempuan bernama Lea membuat Samara dan suaminya Bisma berhak tinggal di Apartemen 666 yang mewah namun sangat misterius.
Seringkali Samara merasakan suasana misterius di apartemen tersebut seperti penampakan dari perempuan tua renta, cermin-cermin, bisikan parah bahkan suara ketukan sepatu stiletto di lantai marmer.
Semua peristiwa misterius itu terus menghantui kehidupan Samara dan berkaitan dengan pekerjaannya dan orang-orang di sekelilingnya.
Sampai kapankah Samara akan bisa bertahan dengan apartemen mewah namun sedikit menyeramkan itu?
Sang penulis Sybill mengaku ia sendiri beberapa kali ikut merasakan merinding saat menulis novel keduanya itu.
"Kalau ngetik malam-malam kadang suka takut juga. Mungkin cuma suara binatang, tapi kadang biarpun sudah 'nyalain' laptop tapi langsung 'dimatiin' dan masuk kamar," ujar Sybill geli menceritakan pengalamannya.
Meski tokoh utamanya perempuan, Sybill mengaku novel keduanya itu dapat juga dinikmati oleh kaum pria karena tidak seperti novel pertamanya yang sepenuhnya menceritakan mengenai dunia perempuan, 'Apartemen 666' juga berisi petualangan dan cerita horor. Diterbitkan Stiletto Books, novel 'Apartemen 666' telah beredar di toko buku sejak akhir Februari 2013 lalu.

Abdullah Harahap, Sang Novelis Horor Indonesia

Judul bombastis, dibalut dengan sampul berhias gambar gadis cantik nan molek, manusia dan setan berwajah seram membuat novel-novelnya selalu dicap picisan. Meski demikian, harus diakui pula, namanya populer sebagai penulis berkat tema horor yang diusungnya.

***

Pada dekade tahun 70 hingga 80-an, bahkan hingga saat ini, nama Abdullah Harahap dikenal masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang gemar cerita bertema misteri sebagai penulis novel horor terpopuler. Wajah-Wajah Setan, Misteri Anak-anak Iblis, Penunggu Jenazah adalah sebagian dari 130-an judul novel yang telah dihasilkannya. Dalam pemilihan judul, Abdullah memang cenderung memilih frase bombastis yang kemudian menjadi ciri khasnya.

Karya-karyanya bukan hanya menarik dan kontroversial, tapi juga kaya akan kearifan hidup dalam menghadapi dunia hantu, alam irasional yang serba gaib (misterius) dan menakutkan, dengan penyajian yang tetap memperhatikan keindahan bertutur yang sastrawi. Kisahnya pun bisa dibilang fantastis seperti tentang penunggu jenazah pengidap nekrofilia, kuntilanak yang membalas dendam, hingga kemunculan siluman ular dan serigala.

Ketika masih kuliah, dia juga mengarang cerita pendek. Kali ini, karangannya tersebut beberapa kali diterbitkan di harian Indonesia Jaya dengan redaktur Ali Shahab. Selain penulis cerpen, Abdullah Harahap adalah seorang jurnalis. Karir jurnalistiknya dimulai sebagai reporter di harian Gala yang berdomisili di Bandung. Pada tahun 70-an ia pun bekerja penuh waktu sebagai Lihat Daftar Wartawan
wartawan di majalah Selekta. Di majalah itu ia kerap meliput peristiwa kriminal. Keluar masuk penjara demi mendapatkan berita sudah jadi rutinitasnya pada waktu itu. Ia juga kerap diajak petugas Kapolri (1968-1971) polisi untuk melakukan penyelidikan terhadap suatu kasus.

Pada saat-saat itu, dunia sastra Tanah Air kebetulan tengah dibanjiri novel populer bertema percintaan yang sudah dirintis oleh Motinggo Busye pada awal 1960-an. Beberapa nama pengarang perempuan pun mulai bermunculan, seperti Marga T, La Rose, Yati Maryati Wiharja, Marianne Katoppo, Titiek W.S, Maria A. Sardjono, Mira W, Titie Said, dan Ike Supomo. Ada pun nama pengarang laki-laki antara lain; Motinggo, Ashadi Siregar, Ali Shahab, Asbari Nurpatria Krisna, Eddy D. Iskandar, Yudhistira Adhi Nugraha, Remy Sylado, Teguh Esha, dan Saut Poltak Tambunan.

Abdullah rupanya terseret arus dan produktif dalam menghasilkan cerita pendek dan cerita bersambung yang dimuat di media Selekta Group. Cerita bersambungnya kemudian dibukukan oleh Selekta dan beberapa penerbit lain dari "kelompok Pasar Baru". Dia mengaku telah menerbitkan sekitar 50 judul novel pada dekade itu, seperti Kekasih yang Hilang, Istriku Sayang Istriku Jalang, Lembutnya Dosa Kotornya Cinta, Impian Seorang Janda, Penyesalan Seumur Hidup, dan Kekasih Hatiku.

Pria kelahiran Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, 17 Juli 1943 ini mulai menulis sejak SMA. Pada pertengahan tahun 60-an, ia sudah mulai mengirimkan hasil tulisannya ke majalah Selekta, namun mungkin karena belum mendapat kesempatan, tulisan Abdullah tak pernah diterbitkan. Selepas SMA, ia lalu merantau ke Jawa Barat. Di Bandung, ia sempat kuliah di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bandung, Jurusan Civic Hukum, tapi karena alasan tertentu, ia tidak menamatkan kuliahnya tersebut.

Kisah horor yang pertama kali ditulis Abdullah berjudul Dikejar Dosa dimuat secara bersambung di tabloid Srop pada tahun 1970-an. Setelah kemunculan karya pertamanya, jalan untuk menapaki karir sebagai penulis semakin terbuka lebar. Permintaan untuk menulis cerita horor banyak berdatangan kepadanya. Sejak 1975, dia sepenuhnya meninggalkan karangan bertema percintaan. Sebaliknya, ia menulis cerita horor hingga 70 judul. "Dalam novel misteri, saya lebih leluasa menulis. Pada roman itu ada tata dan logika yang harus dijaga, sedangkan dalam menulis misteri kita bisa suka-suka, sepuas-puas hati," katanya.

Dalam proses kreatifnya, Abdullah banyak terinspirasi oleh kehidupan sehari-hari yang pernah dialaminya. Seperti ketika ia menulis kisah horor pertamanya, Dikejar Dosa. Abdullah mendapat ide dari kejadian di tempat kuliahnya dulu, IKIP Bandung dimana suatu ketika terdengar suara orang sedang berteriak dari belakang kampus. Setelah ditelusuri ternyata suara itu datang dari seorang perempuan gila yang sedang melahirkan tanpa bantuan. Akhirnya perempuan dan bayinya itu meninggal begitu saja.

Selain itu, pengalaman selama 20 tahun menjadi wartawan kriminal turut mempengaruhi gaya penulisannya. Ia juga banyak menggali bahan novelnya dari cerita-cerita orang atau legenda yang hidup di suatu daerah. "Kalau saya dengar ada cerita yang menarik di suatu tempat, saya datang ke sana," ujarnya. Metode wawancara juga kerap dia gunakan demi menyempurnakan tulisannya, misalnya bertanya kepada dokter ahli untuk mendapat penjelasan soal penyakit tertentu atau kepada pengacara untuk kasus tertentu.

Bahkan imajinasinya kadang tergugah oleh hal sepele dan tak disangka. Seperti ketika ia menemani saudaranya membeli lemari. Saat berkeliling di toko lemari, ia menemukan lemari antik berukir wajah perempuan. Mata perempuan pada ukiran itu dirasakannya begitu gaib. Seketika muncullah ide di kepalanya tentang lemari yang memiliki penunggu. "Ceritanya potong sana potong sini, pengalaman satu digabung dengan pengalaman lain," begitu Abdullah menjelaskan. Ide itulah yang melatarbelakangi lahirnya cerita berjudul Misteri Lemari Antik.

Bagi Abdullah, cerita horor tidak melulu bercerita tentang hantu. Lebih dari itu, cerita horor yang ditulisnya banyak bercerita tentang kehidupan sosial dan berbagai permasalahan. Dalam novelnya, ia tidak hanya menyuguhkan cerita yang membuat bulu kuduk pembacanya berdiri. Namun, juga tentang nilai-nilai kebaikan dan keburukan. Pelajaran yang ia harap bisa dipetik dari setiap karyanya adalah balasan yang akan diterima seseorang sesuai dengan perbuatannya.

Jika ia berbuat buruk maka konsekuensi yang diterimanya juga akan lebih buruk, begitupun sebaliknya. Jika melihat perkembangan cerita horor karya-karya penulis baru belakangan ini, konsep cerita horor seperti inilah yang sudah jarang ditemui atau bahkan hilang sama sekali. Kebanyakan buku bergenre misteri yang ada belakangan ini hanya menjual cerita hantu dan ketakutan belaka.

Meski menulis cerita-cerita horor, ternyata Abdullah juga tidak lepas dari rasa takut, bahkan terkesan penakut akan hal-hal yang berkaitan dengan dunia hantu. Seperti pengakuannya, suatu ketika ia pernah sedang asyik mengetik di malam hari, tiba-tiba lampu mati. Ia pun berteriak dan minta istrinya untuk mendampinginya. Ia juga mengaku takut pergi ke kuburan. Tapi, rasa takutnya itu ternyata malah digunakannya sebagai parameter kualitas tulisannya. "Saya tahu saya sedang menulis cerita bagus kalau saat menulis bagian seramnya, bulu kuduk saya ikut berdiri. Kalau tidak, lebih baik saya robek kertasnya," akunya.

Karena terlalu banyak kisah horor yang telah dihasilkannya, pada akhirnya membuat banyak pembaca akhirnya salah kaprah. Ia dianggap sebagai paranormal dan kerap diminta bantuan untuk menyembuhkan orang sakit. Bahkan ada paranormal yang memintanya untuk berbagi ilmu.

"Saya tak bermaksud mengajari orang untuk percaya hal begitu. Saya hanya ingin menunjukkan mana yang baik dan mana yang buruk. Semua cerita hanya ada dalam imajinasi. Saya dapat informasi, lalu dikarang-karang di kepala," jelas penggemar roman Motinggo Busye itu.

Judul bombatis, dibalut dengan sampul berhias gambar gadis cantik nan molek atau manusia berwajah seram, cerita yang terkesan hanya berkisah tentang balas dendam, pembunuhan, motif-motif berupa setan serta diperkuat lagi dengan konten yang dianggap berbau pornografi membuat novel-novelnya selalu dicap picisan.

Walau begitu, ia mengaku tak keberatan jika karyanya disebut picisan. Bagi bapak tiga anak ini yang terpenting adalah kisahnya dibaca banyak orang dan mudah dimengerti. Mengenai batasan-batasan antara yang mana sastra dan mana yang bukan, ia pun tak mau ambil pusing.

Baginya menulis bukan hanya ladangnya dalam mencari nafkah namun juga hobi. Sakit kepala pun bisa hilang kalau sedang menulis cerita. Bekerja berdasarkan hobi merupakan pekerjaan yang menyenangkan. Itulah yang membuatnya terus berkarya menjadi penulis.

Perjalanan karirnya sebagai penulis tak selalu berjalan mulus. Pada tahun 1975, ia sempat tersandung masalah hukum ketika salah satu karyanya yang berjudul Budak dan Budak dibawa ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan tuduhan pornografi. Karya yang dimuat di majalah Mayapada itu menghadirkan tokoh cerita seorang hipers*ksual dan tentu saja tak lepas dari adegan s*ksnya.

Untungnya, sastrawan besar H.B. Jassin yang ketika itu tampil sebagai saksi ahli membela Abdullah. Jassin menilainya sebagai karya sastra. Adegan s*ks itu untuk menunjukkan 'penyakit' sang tokoh. Seperti kata Jassin, kalau tidak ada penggambaran itu, karakter itu hilang," jelas Abdullah. Berkat pembelaan Jassin, dakwaan atas karya itu dicabut, Abdullah pun bebas dari jeratan hukum.

Pada pertengahan 90-an, ia kemudian beralih menulis skenario film dan televisi. Menulis novel horor terus-menerus membuatnya takut jenuh hingga justru hasilnya tak maksimal. Barulah pada tahun 2000 dia menulis kisah horor berjudul 'Misteri Sebuah Peti Mati' yang diterbitkan Gramedia pada Oktober 2010.

Kemasyuran namanya sebagai penulis cerita horor legendaris membuat tiga penulis muda yakni Ugoran Prasad, Intan Paramadhita, dan Eka Kurniawan tergugah untuk mengapresiasi karyanya. Ditandai dengan penerbitan buku yang memuat 12 kumpulan cerpen berjudul Kumpulan Budak Setan pada Februari 2010. Mereka berusaha memaknai kembali unsur-unsur sastrawi yang tak disangka (atau tak seharusnya ada) dalam karya sastra kaki lima Abdullah. Cerita-cerita pendek itu dihasilkan setelah mereka membaca dan menafsir ulang cerita-cerita horor populer karya Abdullah Harahap dari masa 1970-1980-an.

Sumber: TokohIndonesia


Read more: http://ceritapendekhoror.blogspot.com/2013/03/abdullah-harahap-sang-novelis-horor-indonesia.html#ixzz2pXR9ZlTB

Tutuh Novel Yang Akan Diangkat Ke Layar Lebar

Saat ini film-film Indonesia yang diangkat dari sebuah novel sangatlah banyak. Novel-novel yang diangkat ke layar lebar tersebut kebanyakan adalah novel-novel best seller yang telah merebut hati para pembacanya. Tak dapat dipungkiri sukses suatu novel merambat pula kepada suksesnya suatu film untuk ditonton oleh masyarakat. Sebut saja Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi yang merupakan novel karya Andrea Hirata berhasil meraup jumlah penonton sebanyak 4.606.785 dan 1.742.242. Kemudian disusul novel karya Habiburrahman El Shirazy, yakni Ayat-ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih 1 & 2 yang ditonton sebanyak kurang lebih 3.581.947 (AAC) dan 2.552.014 (rata-rata dari dua film Ketika Cinta Bertasbih). Dan film terbaru yang dirilis pada bulan Maret 2012, yaitu Negeri 5 Menara sebuah novel yang ditulis oleh Ahmad Fuadi ini berhasil memeroleh jumlah penonton sebanyak 765.425. Kesuksesan yang telah diraih tersebut akan tetap menggoda para sineas untuk mengadaptasi cerita novel ke dalam film. Berikut ini setidaknya ada 7 novel yang siap divisualisasikan ke layar lebar, di antaranya:

1. Perahu Kertas

Siapa yang tidak kenal dengan novel Perahu Kertas? Sebuah novel yang ditulis oleh mantan personil RSD, Dewi ‘Dee’ Lestari ini akhirnya akan ada filmnya di bioskop saat libur lebaran mendatang. Adalah Hanung Bramantyo yang memeroleh kesempatan untuk menggarap karya Dee yang ke-6 sesudah Supernova: Kstaria, Putri, dan Bintang Jatuh, Supernova: Akar, Supernova: Petir, Filosofi Kopi, dan Rectoverso.

Perahu Kertas menceritakan Kugy dan Keenan yang berdiri di dua kutub berlawanan dan pada akhirnya harus bertemu di tengah segala kemustahilan.

Setelah disembunyikan cukup lama sehingga membuat fans novel Perahu Kertas penasaran akhirnya telah diketahui siapa saja yang memerankan film tersebut. Adalah Maudy Ayunda dan Adipati Dolken yang didapuk untuk memerankan tokoh Kugy dan Keenan. Sebelumnya Maudy Ayunda dan Adipati Dolken pernah menjadi pasangan main di film Malaikat Tanpa Sayap. Turut bermain juga Reza Rahadian, Dion Wiyoko, Kimberly Rider dan si imut Afika.

2. 5 Cm

“Percaya pada … 5 centimeter di depan kening kamu.” Itulah kutipan yang terdapat pada novel 5 cm karya Donny Dhirgantoro. Sebuah kutipan yang sangat menginspirasi kita untuk percaya pada mimpi akan menjadi sebuah kenyataan.

Pada tanggal 30 Oktober 2008, novel ini secara resmi telah menjadi milik Soraya Intercine Film untuk divisualisasikan ke dalam layar lebar. Film 5 cm sendiri akan dibesut oleh sutradara yang telah lama malang melintang dalam film-film bengenre horor, yapz Rizal Mantovani. Hal istimewa dalam film ini adalah adanya pengambilan gambar langsung di Puncak Mahameru, begitulah yang disampaikan secara langsung oleh sang penulis novel di halaman pribadinya www.5cm-legacy.com.

Seperti dikutip situs www.kapanlagi.com, 5 CM berfokus pada 6 karakter yakni Genta (Fedi Nuril), Zafran (Junot), Riani (Raline Shah), Ian (Igor Saykoji), Arial (Denny Sumargo) dan Dinda (Pevita Pearce). Di mana dalam kehidupan inter personal mereka, kita akan diperkenalkan dengan cerita tentang lagu, film, Einstein, Gunung Semeru dan nasionalisme.

Film ini akan dirilis pada tanggal 12 Desember 2012 *wah tanggalnya cantik nih semoga filmnya juga cantik*.

3. Cinta Suci Zahrana

Setelah sukses dengan film Ayat-Ayat Cinta (2008), Ketika Cinta Bertasbih 1 & 2 (2009) dan Dalam Mihrab Cinta (2010), Habiburrahman El Shirazy bersama Chaerul Umam (Sutradara) dan SinemArt Pictures siap merilis film berjudul Cinta Suci Zahrana. Film yang juga diangkat dari novel Kang Abik (sapaan akrab Habiburrahman El Shirazy) menceritakan tentang pencarian Zahrana, seorang dosen yang terlambat menikah, akan sebuah cinta sejati. Sosok Zahrana sendiri akan diperankan oleh Meyda Sefira yang juga ikut bermain dalam film Ketika Cinta Bertasbih 1 & 2 serta Dalam Mihrab Cinta. Film ini akan hadir di bioskop-bioskop kesayangan Anda *seperti iklan saja* seminggu sebelum Idul Fitri.

4. Bidadari-Bidadari Surga

Merupakan salah satu film yang ditunggu-tunggu oleh saya selain Perahu Kertas dan 5 cm. Ini adalah novel kedua ‘Darwis’ Tere-Liye setelah Hafalan Shalat Delisa (2011) yang mendapat kesempatan untuk diangkat ke dalam film. Novel yang diterbitkan oleh Republika ini menceritakan sosok Laisa, seorang kakak tiri yang memiliki keterbatasan fisik, untuk memenuhi janji yang telah diikrarkannya dalam hati demi membahagiakan keempat adiknya: Dalimunte, Wibisana, Ikanuri, dan Yashinta. Karena keterbatasan ekonomi yang melilit keluarganya, Laisa rela tidak melanjutkan sekolah agar adik-adiknya bisa bersekolah karena ia percaya bahwa mereka kelak akan menjadi orang sukses.

Belum tersiar kabar siapa yang akan duduk di kursi sutradara dan para pemain yang akan memerankan tokoh Kak Laisa, Dalimunte, Wibisana, Ikanuri, Yashinta, Gougsky, Cie Hui, dll. Hmm, Pak Produser boleh deh saya yang memerankan tokoh Dalimunte atau jadi Gougsky juga ga apa-apa, hahaa *ngarep*. Rencananya film ini akan hadir di bioskop pada bulan Desember 2012.

NB: yang ingin menonton film ini siap-siap membawa tisu karena pastinya akan menguras emosi dan air mata, huhuhu :’(

5. Test Pack

“Sebagian dari kita mungkin ada yang mencintai seseorang karena keadaan sesaat. Karena dia baik, karena dia pintar, even mungkin dia kaya. Tidak pernah terpikir apa jadinya, kalau dia mendadak jahat, mendadak tidak sepintar dahulu, atau mendadak miskin.

Will you still love them, then? That’s why you need commitment. Don’t love someone because of what/how/who they are, from now on.. start loving someone because you want to.”

Test Pack, novel kedua karya Ninit Yunita, menceritakan tentang pasangan suami istri, yakni Arista a.k.a Tata dan Rahmat a.k.a Kakang yang belum juga dikarunia seorang anak. Tata pun berambisi ingin mempunyai anak sebelum berusia 30 tahun. Namun setelah mengecek dengan menggunakan test pack hasilnya selalu negatif (-). Mereka pun akhirnya melakukan pemeriksaan ke dokter. Hasilnya Tata tidak dinyatakan memiliki penyakit Interfil (sejenis penyakit yang tidak akan menyebabkan terjadinya kehamilan bagi pasangan yang telah berhubungan) dan Kakang malah sebaliknya. Dari situlah konflik mulai terjadi. Mereka pun berpisah. Akankah mereka akan bersatu kembali dan mempunyai anak??

Well, cerita tersebut bisa kalian nikmati dengan membaca novelnya ataupun menonton filmnya. Monty Tiwa, sutradara dan penulis skenario yang telah menghasilkan belasan karya film, akan menggarap novel yang ditulis oleh istri penulis novel komedi, Adithya Mulya.

Belum tahu kapan film ini akan dirilis tapi kata sang penulis dalam akun twitter @istribawel yang pasti film yang akan diperankan oleh Reza Rahadian dapat dinikmati pada tahun ini.

6. 9 Summer 10 Autumns

“Ifa Isfansyah yang sukses dinobatkan menjadi sutradara terbaik di ajang FFI 2011 lewat film Sang Penari kini bersiap menggarap sebuah film baru. Novel 9 Summers 10 Autumns yang merupakan karya Iwan Setyawan akan menjadi proyek baru bagi sutradara berusia 33 tahun itu.” Begitulah sepotong berita yang termuat di halaman www.ceritamu.com.

Novel ini diangkat dari kisah nyata si penulis, Iwan Setyawan, dari seorang anak supir angkot di Kota Batu, Jawa Timur, menjadi seorang direktur di sebuah perusahaan ternama di New York, Amerika Serikat.

Film ini bisa kalian nikmati di bioskop bertepatan dengan Hari Ibu, 22 Desember 2012 (berarti sudah ada tiga film yaa yang rilis pada bulan Desember 2012 *wow*).

7. Edensor

Saat membuka google untuk mencari data-data novel apa saja yang akan diangkat ke layar lebar, mata saya tercengang saat membaca judul berita yang termuat di situs www.kapanlagi.com “Putrama Tuta Jadi Sutradara ‘Edensor’”. Langsung saja tangan saya mengklik link berita tersebut. Yapz, akhirnya penantian panjang akan kelanjutan novel ketiga dari tetralogi Laskar Pelangi segera difilmkan. Yang paling mengejutkan adalah berpindahnya estafet sutradara dari Riri Riza kepada Putrama Tuta, sutradara yang sukses membuat film Catatan Harian Si Boy (2011). Belum diketahui apakah tokoh Ikal dan Arai akan kembali diperankan oleh Lukman Sardi maupun Ariel ex Peter Pan. Mizan Production selaku pemegang hak cipta Laskar Pelangi belum membocorkan pemain-pemain yang akan memerankan kedua tokoh tersebut. Yang jelas film ini akan syuting langsung di Eropa sesuai gambaran yang ada di dalam novel.

Edensor menceritakan mengenai perjalanan Ikal dan Arai selama berkuliah di Universite de Paris, Sorbonne, Prancis. Tak hanya itu di novel ini disuguhkan cerita mengenai petualangan Ikal dan Arai mencari Ling-ling, cinta pertama Ikal, ke seluruh penjuru Eropa hingga daratan Afrika.

Pasti penasaran kan film ini akan seperti apa?? Sabar film ini insya Alloh akan dirilis tahun depan :).


Itulah tujuh novel yang siap menghibur Anda di seluruh bioskop di Indonesia. Sebenarnya ada dua novel lagi yang saya tahu akan diangkat juga ke layar lebar, yaitu Radio Galau The Movie, Rectoverso dan Sepatu Dahlan (masih dalam tahap negoisasi). Namun kedua buku tersebut insya Alloh akan saya ulas pada kesempatan mendatang. Kini waktunya saya istirahat setelah sebelumnya bergadang menonton Spanyol vs Prancis. Akhir kata selamat membaca ketujuh novel tersebut dan nikmati filmnya :).

5 Novel Indonesia Terlaris dan Memberi Banyak Inspirasi

Vemale.com - Semakin hari, semakin banyak penulis Indonesia yang menerbitkan novel dengan cerita luar biasa. Dengan berbagai tema yang diangkat, banyak novel dari penulis Indonesia yang menjadi best seller, bahkan beberapa di antaranya telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa. Sebuah fakta yang sangat membanggakan.
Novel-novel best seller ini juga telah diangkat dalam film. Sebuah bukti bahwa sebuah novel yang apik tidak sekedar menjual cerita sedih atau cinta, tetapi ada sisi lain yang bisa menjadi inspirasi para pembacanya.
Inilah beberapa novel best seller yang ditulis oleh penulis Indonesia. Klik tombol di bawah!
(vem/yel)


Laskar Pelangi - Andrea Hirata




Vemale.com - Laskar Pelangi adalah novel pertama Andrea Hirata yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka. Laskar Pelangi berkisah mengenai kehidupan 10 anak dari keluarga miskin di Belitung. Dengan berbagai keterbatasan sarana sekolah dan jauhnya Belitung dari ibu kota Indonesia, anak-anak itu tetap bersemangat dengan mimpi-mimpi mereka. Mereka menyebut diri sebagai Laskar Pelangi.
Novel dengan gambaran latar belakang sederhana tidak sesederhana kelihatannya. Para pembaca menjadi merasa sangat dekat dengan tokoh-tokoh Laskar Pelangi, mereka seolah nyata dan menjadi bagian dari keseharian kita. Novel ini juga menggambarkan dengan sangat gamblang bagaimana anak-anak di berbagai pelosok Indonesia masih kesulitan menikmati pendidikan dan sekolah.
Tawa, tangisan, keharuan dituliskan dengan sangat apik oleh Andrea Hirata. Novel ini menjadi pembuka bagi tiga buku lanjutan Laskar Pelangi, yaitu Sang Pemimpi, Edensor dan Maryamah Karpov. Novel ini telah diterbitkan di 20 negara. Sebuah prestasi yang luar biasa. Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi juga telah diwujudkan dalam bentuk film.

Perahu Kertas - Dee



Vemale.com - Kisah cinta selalu menjadi bacaan yang menyenangkan, diterbitkan oleh Bentang Pustaka. Bagi sang penulis, Dewi Lestari atau Dee, kisah cinta manis saja tidak cukup dalam novelnya. Perahu Kertas bercerita tentang impian seorang gadis bernama Kugy yang ingin menjadi seorang penulis dongeng. Kecintaan Kugy pada dunia anak dan kelihaiannya menulis kisah-kisah dongeng agak bertentangan dengan kenyataan, dimana orang-orang dewasa tidak lagi tertarik dengan dongeng.
Pertemuan Kugy dengan Keenan, seorang pemuda yang mahir melukis membuat mereka berdua melambungkan impian mereka. Kugy yang pintar membuat dongeng tetapi payah dalam menggambar dibantu oleh Keenan membuat ilustrasi dongeng-dongengnya. Keduanya seperti terikat benang merah, impian yang harus tertunda karena beberapa hal.
Jalinan kisah cinta rumit antara Kugy dan Keenan juga menjadi pemanis dalam novel ini. Kisah cinta dan impian yang terganjal orang tua dan lingkungan adalah masalah yang sering dihadapi oleh remaja yang beranjak dewasa, sehingga novel ini dapat diterima dengan baik oleh para pembaca. Bahasa yang dituangkan Dee tidak seberat novel-novel lain karyanya, ringan tetapi sarat makna. Perahu Kertas sudah berlabuh di bioskop dalam dua bagian.

5 cm - Donny Dhirgantoro



Vemale.com - Pecinta buku dan film sama-sama terpuaskan oleh karya Donny Dhirgantoro yang diterbitkan oleh Grasindo. Di awal terbit, novel ini hadir dengan cover yang sangat sederhana, seluruhnya adalah warna hitam dengan tulisan 5 cm di bagian atas. Berbeda dengan novel yang kuat pada bagian deskripsi sehingga pembaca dapat berimajinasi, 5 cm hadir dengan banyak dialog antar tokoh di dalamnya. Kelebihan ini membuat pembaca seolah-olah dapat melihat mereka secara langsung sedang berbincang.
5 cm sendiri berkisah tentang lima sahabat yang sangat kompak sejak mereka bertemu di SMA. Seperti persahabatan pada umumnya, penuh tawa, saling berbagi dan memiliki impian yang sangat tinggi. Setelah cukup lama berpisah, persahabatan yang indah ini akhirnya membuat mereka mengalami petualangan mendebarkan di gunung Mahameru dan beberapa lokasi cantik lainnya di Indonesia.
Aroma persahabatan sangat kental dari buku ini, termasuk kecintaan mereka pada Indonesia. Anda yang lebih sering mendengar lokasi wisata di luar negeri akan dimanjakan oleh berbagai lokasi wisata alam di Indonesia yang sangat menawan. Sebagai novel laris, 5 cm telah dibuat dalam bentuk film yang tayang di akhir tahun 2012. Antusias luar biasa membuktikan bahwa buku dan film 5 cm adalah karya yang penuh inspirasi.

Surat Kecil Untuk Tuhan - Agnes Davonar



Vemale.com - Novel yang telah dibuat dalam bentuk film ini mengisahkan seorang gadis SMP berusia 13 tahun yang harus berjuang melawan kanker Rhabdomyosarcoma. Surat Kecil Untuk Tuhan merupakan novel dari kisah nyata, ditulis oleh Agnes Davonar dan diterbitkan pertama kali pada tahun 2008 oleh Inandra Publised.
Nama gadis itu adalah Gita Sesa Wanda Cantika atau biasa dipanggil Keke. Usianya masih 13 tahun tetapi menanggung sebuah penyakit mematikan yang sangat berat, sebuah kanker yang pelan-pelan menggerogoti wajahnya. Sebagai gadis muda yang memiliki banyak impian, bukan hal mudah bagi Keke untuk menghadapi fakta bahwa umurnya tidak lama lagi. Gadis cantik ini tetap ceria menghadapi hari-harinya, dia tetap tabah dan berjuang untuk sembuh.
Perjuangan Keke membuahkan hasil, dia hidup lebih lama dibandingkan prediksi dokter. Tetapi kanker itu terus tumbuh dan sedikit demi sedikit membuat tubuh Keke semakin lemah. Menghadapi semua ini, banyak orang yang menyalahkan Tuhan, tetapi tidak dengan Keke. Dia justru bersyukur karena Tuhan telah memberinya usia yang lebih panjang serta melihat banyak orang yang mencintainya. Di saat kritis, Keke menuliskan sebuah surat kecil untuk Tuhan.

Ayat-Ayat Cinta



Vemale.com - Masih ingat dengan demam Ayat-Ayat Cinta? Buku tentang kisah cinta yang sangat apik ini ditulis oleh Habiburrahman El Shirazy pada tahun 2004. Diterbitkan oleh Basmala dan Republika. Bisa dikatakan, Ayat-Ayat Cinta adalah pelopor sastra Islami. Tidak banyak novel Islami yang mengisahkan indahnya jatuh cinta sebagai sebuah berkah luar biasa. Sang penulis sangat pandai merangkai kata-kata indah sehingga pembaca hanyut di dalamnya. Tidak mengherankan novel Ayat-Ayat Cinta dicetak hingga 160.000 eksemplar hanya dalam waktu 3 tahun saja.
Novel ini berkisah tentang Fahri bin Abdillah, pelajar Indonesia yang menuntut ilmu di Universitas Al Ahzar, Mesir. Di sana, dia mengenal Maria Grigis, tetangga satu flat Fahri yang beragama Kristen Koptik. Walau begitu, Maria sangat mengagumi Al Quran, sekaligus mengagumi Fahri sebagai pemuda baik yang selalu taat beribadah. Rasa kagum itu menjadi cinta, tetapi hanya berupa kata-kata yang ditulis Maria dalam buku hariannya.
Di sisi lain, Fahri berkenalan dengan Aisha. Wanita tersebut digambarkan memiliki mata yang sangat indah dan membuat Fahri jatuh hati padanya. Selain dua wanita di atas, ada Nurul dan Noura yang juga menaruh hatinya pada Fahri. Sebuah kisah cinta yang bisa dikatakan rumit, tetapi sangat indah dan membuat banyak wanita meneteskan air mata. Sukses novel Ayat-Ayat Cinta juga terjadi saat novel ini digarap dalam bentuk film.

Cara Download Video Youtube

Sanusi hanya duduk terdiam dipojokan shower. Matanya lebam habis menangis. entah apa yang membuatnya seperti itu.

"Kenapa,,,kenapa gue neggak bisa download video boy band korea yang ada di youtube itu,,,, apa salah hamba Ya Tuhan" Ucap Sanusi sambil jambak-jambak rambutnya.

Ya ampun Sanusi gara-gara enggak bisa download video youtube aja sampai gitu. Kebayang kan kalo enggak bisa download video youtube tiba-tiba melakukan hal kayak Sanusi yang mirip Sinetron maksa tayang. Dari pada melakukan hal seperti itu mending kamu, kamu, dan kamu. Iya kamu! Baca artikel ini sampai selesai. Cekidot.

1. Coppy Link Address
Buka halaman youtube terlebih dahulu lalu coppy link address video yang ingin kamu download.

2. Paste Link Address
Paste link tadi pada form di bawah sini lalu tekan download. Jebbreett...!!! Belum,,,belummm. Masih belum terdownload, kamu akan di bawah ke halaman downloadnya. Tunggu beberapa menit sampai muncul video yang ingin di download.



3. Selangkah Lagi
Langkah terakhir klik format yang kamu mau seperti avi, mp4, 3gp, dll.

Semoga bermanfaat. ^_^

Rabu, 01 Januari 2014

Syarat dan Cara Kirim Ke Penerbit Bukune

Kategori Naskah

Komedi

1.    PELIT (PERSONAL LITERATURE) KOMEDI


  • Naskah ditulis dengan ketebalan 80-150 halaman A4, spasi 1, jenis huruf Times New Roman ukuran 12 dengan margin standar. Untuk jenis huruf judul atau subbab, kamu boleh menggunakan jenis huruf lainnya.
  • Sertakan sinopsis naskah, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah* yang bisa kamu unduh di website Bukuné.
  • Humor/komedi tidak mengandung SARA, menjelekkan, atau mengintimidasi orang lain dan instansi.
  • Naskah harus karya asli (original) bukan copy paste, menarik, dan berbeda dari yang ada di pasaran.
  • Kirimkan naskah kamu dalam bentuk hardcopy/print out (sudah di-print) dengan kondisi naskah sudah selesai dan dijilid rapi ke:

REDAKSI BUKUNÉ
Jl. H. Montong No. 57
Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan 12630
(Kode Naskah: PELIT KOMEDI – ditulis di naskah dan di amplopmu)

  • Contoh buku PELIT KOMEDI Bukuné:


  1. Cado-cado (Ferdiriva Hamzah)
  2. Mother Keder (Viyanthi Silvana)
  3. Babi Ngesot (Raditya Dika)


  • Hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat menulis PELIT KOMEDI dapat kamu baca di sini!

2.    NOVEL KOMEDI


  • Naskah ditulis dengan ketebalan 80-150 halaman A4, spasi 1, jenis huruf Times New Roman ukuran 12 dengan margin standar. Untuk jenis huruf judul atau subbab, kamu boleh menggunakan jenis huruf lainnya.
  • Sertakan sinopsis mengenai naskah kamu, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah* yang bisa kamu unduh di website Bukuné.
  • Humor/komedi tidak mengandung SARA, menjelekkan, atau mengintimidasi orang lain dan instansi.
  • Naskah harus karya asli (original) bukan copy paste, menarik, dan berbeda dari yang ada di pasaran.
  • Kirimkan naskah kamu dalam bentuk hardcopy/print out (sudah di-print) dengan kondisi naskah sudah selesai dan dijilid rapi ke:

REDAKSI BUKUNÉ
Jl. H. Montong No. 57
Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan 12630
(Kode Naskah: NOVEL KOMEDI – ditulis di naskah dan di amplopmu)

  • Contoh buku NOVEL KOMEDI Bukuné:


  1. The Maling of Kolor (Roy Saputra)


  • Hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat menulis NOVEL KOMEDI dapat kamu baca di sini!

3.    KOMEDI YANG BELUM TERDEFINISIKAN (KUMPULAN KOMEDI)


  • Naskah ditulis dengan ketebalan 60-120 halaman A4, spasi 1, jenis huruf Times New Roman ukuran 12 dengan margin standar. Untuk font judul atau subbab, kamu boleh menggunakan jenus huruf lainnya.
  • Sertakan sinopsis mengenai naskah kamu, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah* yang bisa kamu unduh di website Bukuné.
  • Humor/komedi tidak mengandung SARA, menjelekan atau mengintimidasi orang lain dan instansi.
  • Naskah harus karya asli (original), bukan copy paste, menarik, dan berbeda dari yang ada di pasaran.
  • Kirimkan naskah kamu dalam bentuk hardcopy/print out (sudah di-print) dengan kondisi naskah sudah selesai dan dijilid rapi ke:

REDAKSI BUKUNÉ
Jl. H. Montong No. 57
Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan 12630
(Kode Naskah: KUMPULAN KOMEDI – ditulis di naskah dan di amplopmu)

  • Hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat menulis KUMPULAN KOMEDI dapat kamu baca di sini!

Komik

Ketentuan naskah:
-    Naskah komik dibuat dengan ketebalan minimal 120 halaman dengan ukuran 19cm x 13cm.
-    Kirimkan contoh gambar dan contoh komik (sudah berpanel) minimal 6 halaman.
-    Komik bisa berupa komik strip (min 3 panel) atau cerita per buku.
-    Sertakan sinopsis naskah, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah *yang bisa diunduh di website Bukune
-    Cerita tidak mengandung SARA, menjelekan, atau mengintimidasi orang lain dan instansi.
-    Karakter dan cerita dalam komik harus asli bukan milik atau hak cipta orang lain
-    Kirimkan komik kamu dalam bentuk hardcopy/print out (sudah di-print) dengan rapi ke:

Redaksi Bukune
Jl.H. Montong No. 57
Ciganjur Jagakarsa Jakarta Selatan
12630

Contoh komik terbitan Bukune:

-    Mas Gembol, Pejabat Bukan Penjahat (Wahyu Aditya)
-    Manjali 1 & 2 (Dannie Faizal Morran)
-    Ngampus!!! Buka-bukaan Aib Mahasiswa (Fazameonk)

Fiksi/Novel

1. Novel Romance (Remaja/Dewasa)
Novel romance menggunakan “cinta” dan segala persoalan dalam relationship sebagai tema besar cerita.
- Novel romance remaja mengetengahkan persoalan cinta remaja dan dewasa muda (usia 17—24 tahun), dalam dunia sekolah atau kuliah. Unsur bahasa sangat penting untuk membuat alur ceritamu mengalir dan terasa romantis dan “manis”.
- Novel romance dewasa mengetengahkan permasalahan kehidupan usia dewasa (usia 25—40 tahun), lajang maupun menikah. Cerita yang diangkat berkisar dalam persoalan kehidupan pernikahan dan masalah keluarga, serta persoalan rumah tangga lainnya.

2. Novel Inspiratif
Novel inspiratif merupakan cerita fiksi yang mampu memberi inspirasi atau ilham kepada pembaca melalui cerita yang disampaikan. Persoalan yang diketengahkan bisa dalam bidang pendidikan, bidang kehidupan sosial, maupun bidang lainnya yang mampu memberi pencerahan baru kepada pembaca.

Ketentuan Umum
•    Naskah harus karya asli (original), dengan tema yang menarik, unik, dan berbeda dengan yang ada di pasaran.
•    Naskah ditulis dengan ketebalan 80—150 halaman A4, spasi 1, jenis huruf Times New Roman (ukuran 12 dengan margin standar). Untuk jenis huruf judul atau subbab, kamu boleh menggunakan jenis huruf lainnya.
•    Isi naskah tidak mengandung SARA dan tidak melanggar hak cipta orang lain.
•    Sesuaikan gaya bahasa naskahmu dengan isi naskah dan target pasar naskahmu.
•    Sertakan sinopsis naskah, keunggulan naskah, dan Form Pengiriman Naskah* yang bisa kamu unduh di website Bukuné.
•    Cantumkan Kode Naskah “NOVEL ROMANCE/NOVEL INSPIRATIF”, di sudut kanan amplop.
Kirimkan naskah kamu dalam bentuk hardcopy/print out (jangan lupa dijilid rapi, ya) ke:

REDAKSI BUKUNÉ
Jl. H. Montong No. 57
Ciganjur-Jagakarsa, Jakarta Selatan 12630

Nonfiksi

1.    BAHASA


  • Panjang naskah minimal 80 halaman, times new roman 12pt, spasi 1.
  • Bisa juga berupa ide, outline, atau proposal ide.
  • Naskah bisa dikirimkan melalui pos ke:

Redaksi Bukune
Jln. H. Montong No. 57
Ciganjur Jagakarsa
Jakarta Selatan 12630
Jangan lupa mencantumkan jenis naskah di pojok kanan atas
  • Melengkapi Form Pengiriman Naskah* yang bisa didapatkan di http://www.bukune.com
  • Bersedia mengikuti deadline yang telah disepakati.

Orisinalitas


  • Buku bahasa cukup banyak beredar di pasaran, karena itu naskah atau ide yang diajukan harus memiliki nilai lebih dan berbeda dari buku bahasa yang ada di pasaran.
  • Ide, outline, atau proposal ide merupakan ide asli penulis, belum pernah dipublikasikan dalam bentuk buku sebelumnya.

Cara Penyajian


  • Buku bahasa ditujukan untuk orang-orang yang baru belajar bahasa.
  • Pokok bahasan harus sesuai dengan kebutuhan mereka, seperti grammar, percakapan, kosa kata bahasa asing.
  • Cara penyampaian dibuat sesederhana mungkin, dengan gaya bahasa yang non formal namun tetap sopan.
  • Hindari menggunakan istilah teknis yang kurang dimengerti dan tidak umum digunakan.

Lain-lain


  • Bersedia membuat cd atau perangkat pendukung lainnya sebagai nilai tambah terhadap buku.

2.    KOMPUTER


  • Panjang naskah minimal 80 halaman, times new roman 12pt, spasi 1.
  • Bisa juga berupa ide, outline, atau proposal ide.
  • Naskah bisa dikirimkan melalui pos ke:

Redaksi Bukune
Jln. H. Montong No. 57
Ciganjur Jagakarsa
Jakarta Selatan 12630
Jangan lupa mencantumkan jenis naskah di pojok kanan atas

  • Melengkapi Form Pengiriman Naskah* yang bisa didapatkan di http://www.bukune.com.
  • Bersedia mengikuti deadline yang telah disepakati.

Tema yang Diangkat


  • Buku komputer mengangkat salah satu dari tiga bidang ini:  internet, gadget/peralatan elektronik, software.
  • Untuk internet dan gadget, tema yang diangkat harus disesuaikan dengan tren dan gaya hidup yang sedang dan akan berlaku di kalangan remaja. Contohnya: buku Blackberry Itu Mudah yang mengupas seluk beluk handphone Blackberry yang sedang digandrungi oleh remaja saat ini.
  • Untuk software, tema buku mengangkat topik-topik yang ditujukan untuk pemula dan orang awam. Contoh: Photoshop untuk Pemula yang berisi panduan menggunakan Photoshop untuk orang-orang yang baru belajar. Fungsi-fungsi yang digunakan juga hanya fungsi dasar saja.

Orisinalitas


  • Naskah atau ide yang diajukan harus memiliki nilai lebih dan berbeda dari buku bahasa yang ada di pasaran.
  • Ide, outline, atau proposal ide merupakan ide asli penulis, belum pernah dipublikasikan dalam bentuk buku sebelumnya.

Cara Penyajian


  • Cara penyampaian dibuat sesederhana mungkin, dengan gaya bahasa yang non formal namun tetap sopan.
  • Hindari menggunakan istilah teknis yang kurang dimengerti dan tidak umum digunakan.
  • Perbanyak ilustrasi pendukung atau screen shot untuk membantu menyampaikan penjelasan.

Lain-lain


  • Bersedia membuat cd atau perangkat pendukung lainnya sebagai nilai tambah terhadap buku.

3.    PSIKOLOGI POPULER


  • Panjang naskah minimal 80 halaman, times new roman 12pt, spasi 1.
  • Bisa juga berupa ide, outline, atau proposal ide.
  • Naskah bisa dikirimkan melalui pos ke:

Redaksi Bukune
Jln. H. Montong No. 57
Ciganjur Jagakarsa
Jakarta Selatan 12630
Jangan lupa mencantumkan jenis naskah di pojok kanan atas

  • Melengkapi Form Pengiriman Naskah* yang bisa didapatkan di http://www.bukune.com.
  • Bersedia mengikuti deadline yang telah disepakati.

Tema yang Diangkat


  • Buku komputer mengangkat salah satu dari tiga bidang ini: parapsikologi, kesehatan remaja, dan lifestyle remaja.
  • Parapsikologi adalah bidang yang berhubungan dengan ramal meramal, seperti Tarot, Membaca Tangan, Primbon atau yang lainnya. Topik bahasan yang diangkat seputar dasar-dasar bidang tersebut dikaitkan dengan kebutuhan remaja seputar cinta, sekolah, dan pergaulan. Contoh: buku Easy Tarot yang berisi dasar-dasar membaca tarot.
  • Tema kesehatan remaja yang diangkat disesuaikan dengan kebutuhan informasi kesehatan untuk remaja, contoh kesehatan kulit, atau diet yang sehat.
  • Tema lifestyle remaja mengangkat seputar kehidupan remaja sehari-hari seperti fashion, kecantikan, dll.

Orisinalitas


  • Naskah atau ide yang diajukan harus memiliki nilai lebih dan berbeda dari buku bahasa yang ada di pasaran.
  • Ide, outline, atau proposal ide merupakan ide asli penulis, belum pernah dipublikasikan dalam bentuk buku sebelumnya.

Cara Penyajian


  • Cara penyampaian dibuat sesederhana mungkin, dengan gaya bahasa yang non formal namun tetap sopan.
  • Hindari menggunakan istilah teknis yang kurang dimengerti dan tidak umum digunakan.

Lain-lain


  • Bersedia membuat cd atau perangkat pendukung lainnya sebagai nilai tambah terhadap buku.

Untuk melengkapi persyaratan pengajuan naskah, silakan download Form Checklist Naskah di sini!
* Download Form Pengiriman Naskah

Sumber: http://octacintabuku.wordpress.com/2013/01/30/syarat-dan-cara-kirim-ke-penerbit-bukune/

Tips Menjadi Penulis

Sebenarnya saya bingung waktu mengetik postingan ini. Tips untuk menjadi penulis ya harus banyak-banyak nulis. Udah, gitu doank. Simpel sih,,, Tapi masak postingannya sependek ini? Ya udah deh saya lanjut aja ngetiknya.

Menjadi penulis itu enggak sulit ko', enggak harus meditasi di lereng gunung merapi untuk mendapatkan ide menulis. Terkadang apa yang sedang kita fikirkan itu bisa menjadi bahan untuk ditulis dengan gaya bahasa sendiri. Misal nih, cerita sehari-hari, membayangkan menjadi sesuatu hal, dll.

Semua orang bisa menjadi penulis termasuk saya dan kamu, kamu, dan kamu. Iya kamu,,,
Masih minder,,, nih saya kasih beberapa Tips menjadi penulis. Cekidot.

1. Rajin Membaca
Kalo facebookan jangan cuma nulis status galau aja, sekali-kali baca fanpage yang tersebar di facebook. Banyak fanpage-fanpage di facebook yang tulisannya berbobot, selain menambah wawasan juga membatu kamu menemukan karakter dalam menulis. Atau sering searching di google situs gitu-gituan aja, maksudnya situs gitu-gituan ya situs gituan. Sekali-kali search "cerpen,  dan berbagai artikel lainnya". Majalah, buku, novel, koran, dll. Dapat mengembangkan gaya tulismu.

2. Rajin Nulis
Cari media untuk menuangkan tulisanmu, misal: blog, fanpage, majalah sekolah, dll. Tulis apa yang menurut kamu menarik dan jangan takut dikeritik. Kritikan itu dapat membangun kamu untuk menjadi penulis yang sa'i badai cetar membahana. Ups sory kalimat yang terakhir diketik oleh Syahrani, bukan Syahrini oke.

3. Selalu Membawa Note
Kalau lagi pergi keluar jangan cuma bedak, deodoran, cermin sama pembalut aja yang dibawah. Biasakan membawa note kecil+pensil. Yang namanya ide ya enggak menentu kapan datangnya jadi tulis apa yang menarik difikiranmu saat itu juga. Nah setelah dari catatan kecil itu dapat menjadi ide dalam karya tulis kamu. Terkadang penulis identik selalu membawa laptope, enggak usah deh bawa yang sipel-simpel aja. Hp jaman sekarang kan banyak yang android ya yang menyediakan note di dalamnya, nah itu aja yang kamu manfaatkan.

4. Udah gitu doank
Tips yang terkahir. Udah gitu doank, ya udah gitu doank. Bye.....